Wednesday, December 16, 2009
Wednesday, December 9, 2009
Thursday, November 26, 2009
liat ja tu mukanya cute bgt kan pokoke ma'nyuz dweh gw kasih yg paling ok nue ........ :-)
tapi loe semua jangan pada onani di depan kamera nanti gw taruh di blog gw kapok loe....klo da yang bagus komen k gw ya kasih tw gw ocle byr gw jg bisa leat video loe....!
:-)
;-|
Wednesday, October 28, 2009
SUMPAH PEMUDA
ok! Qta bsa mengharumkan bangsa lewat apa saja misal lomba sains,matematika atau juga mengenalkan budaya bangsa Qta lewat musisi terkenal yg sudah go inter nasional seperti GITAGUTAWA,AGNES MONICA,SLANK,dll
agar budaya asli indonesia tidak di klaim oleh negara lain seperti tari pendet,reog ponorogo,lagu rasa sayange.dll sebenarnya saya pernah berpikir tu negara yg klaim budaya Qta ga kreatif banget ya masa budaya aja mengklaim dari negara lain....!?!? payah sekali.................tapi sebenarnya salah Qta juga mengapa waktu belum di klaim Qta tidak menjaga budaya Qta malah Qta bangga dengan budaya barat yg sebenarnya sedang menjajah Qta misal valentain day,atau gaya pacaran yg senonoh baru pacaran ja langsung pengin ML apa kata dunia....???setelah ML berbadan 2 lalu MBA(maried by accident
by :cinta indonesia
Saturday, October 3, 2009
Bagaimana Bisa Gemuk

Seorang Dosen bertanya pada seorang siswanya yang paling kurus dan paling suka ngintip cewek.
Dosen : "Hei...Joko abis kuliah kerjanya dirumah apa sih..?"
Joko : "Ya.....habis makan tidur Pak...!!,Ya... biasalah Pak anak Kost...!!"
Dosen : "Lah itukan senang dong, tapi kamu kok kurus sih..??"
Joko : "Ya... gimanalah Pak yang masuk Supermi eh...... tau-taunya yang keluar Sperma, gimana mau gemuk.."
Pertandingan Sepakbola Arab Vs Indonesia

Pada suatu pertandingan sepak bola antara Arab melawan Indonesia nampak pesepak bola Arab yang baru pertama kali tampil di depan umum.
Dan ketika dia melonjak, langsung para penonton memberi tepuk tangan yang meriah. Dia pun semakin girang dan kencang melompat.
Bukk!!! Tiba-tiba dia terjatuh!!! Pingsan!!! Rekan se-tim langsung merubunginya tak terkecuali sang pelatih yang ikut penasaran.
Tim Medis segera memeriksanya.
Tidak ada gejala penyakit apapun!!!??
Tiba-tiba dari sisi luar lapangan kameramen meneriakki mereka sambil nahan ketawa.
Setelah di replay ternyata ada kesalahan saat meloncat tadi.
Sudah jadi kebiasaan orang arab pakai jubah dan tak bercelanadalam.
Jadi, tumit kakinya yang bersepatunya menyambar anunya yang gondal-gandul hingga pingsan.....
Berobat Dengan Dokter Bermasalah

Pada suatu hari ada seorang pria datang ke praktek dokter.
"Pak Dokter, perut saya belakangan ini sering sakit ",keluhnya.
Dokter lalu memeriksa pasien tersebut. Setelah selesai pemeriksaan, lalu diberitahu tentang penyakitnya, pasien itu di beri obat oleh dokter.
"Obat ini harus dimasukkan lewat anus, dan harus tepat lokasinya, . . . untuk sekarang, saya yang akan memasukkan obat ini." Lalu Dokter tersebut memasukkan obat tersebut.
Setelah selesai...." Dan ini obat untuk nanti malam."
Pulanglah pria tersebut. Malam pun tiba dan dia harus memasukkan obat itu ke anusnya. Karena susah untuk memasukkan sendiri, lalu dia memanggil istrinya.
"Bu tolong masukkin obat ini ke anus saya."
"Sini saya masukkin, bapak nungging dulu dong..."
Sementara pria itu tersebut nungging, satu tangan si istri di letakkan di pundak untuk menahan posisi, lalu satu tangan lagi untuk memasukkan obat.
"AAHHHH...!!!" teriak si pria . . .
Istri nya kaget : "Sakit ya pak..???"
"nggak..!!!,bukan sakit...!!!
Saya baru sadar, ketika dokter itu masukkin obatnya ke anus saya, kedua tangannya ada di pundak saya...."
Wednesday, September 30, 2009
Tahu Hari Ulang Tahun dengan Memegang Anu
Peter yang baru saja beberapa hari tinggal di suatu kota merasa kesepian di hari ulang tahunnya.
Saat ia mengantarkan surat untuk orang tuanya ke kantor pos, ia pun bercerita kepada tukang pos tersebut bahwa hari ini adalah ultahnya yang ke 29. Karwayan kantor pos tersebut pun mengucapkan selamat ultah kepada Peter.
Tiba di depan apartemennya, seorang nenek tiba-tiba mengucapkan selamat ultah kepada Peter. Ia pun kaget dan menanyakan darimana nenek tersebut tahu ultahnya.
Nenek itu pun berkata: " Biarkan Saya memegang 'anumu' dan Saya bisa menebak berapa umurmu hari ini. "
Akhirnya, Peter pun mengijinkan nenek tersebut memegang "anunya".
Selang lima menit setelah nenek tersebut selesai, Peter pun bertanya : "Sekarang ceritakan, bagaimana nenek tahu umur Saya?"
"Umur kamu 29, khan!, Saya tahu karena tadi di kantor pos aku ada di belakang kamu!!!" jawab Si nenek sambil tertawa sudah berhasil mengerjai Peter.
Bocah Bercinta dengan Pelacur Sifilis
"Saya ingin memakai pelacur". Betty berkata " Enyah kau dari sini, Kau masih terlalu kecil"
Si James lalu mengeluarkan segepok uang dan menunjukkan kepada si Mami. Dasar mata duitan, Si mami berkata :"Oke lah kalau kau memaksa. Wanita macam apa yang kau inginkan?"
"Saya ingin pelacur yang terkena sifilis " Kata James, "Hah !? Kau ngeledek rupanya. Tidak! aku bersungguh sungguh "
"Baiklah sesukamu saja," sambil menelepon si Susi yang punya sifilis.
Kemudian, setelah selesai "main" si James beranjak pulang, tapi si Mami mencegatnya.
"Sebentar! masuk akal kah kalau kamu kemari mencari wanita, tapi mengapa mencari yang terkena sifilis?"
"Mengapa? Itu berarti saya terkena sifilis khan?"
"O,ya tentu" kata si Mami"
Lalu di rumah saya mengajak pembantu bersetubuh, ia akan kena sifilis khan?"
"Ya"
"Dan si pembantu berhubungan dengan tukang roti, ia juga terjangkit sifilis ,khan?"
"Ya, pasti"
Lalu, jika si tukang roti berkencan dengan Mama, ia akan terkena juga khan ?"
"Oo itu Jelas"
Dan sewaktu Mama berkencan denga Papa, pasti Papa kena juga khan?"
"Dengan sendirinya begitu"
"Kemudian, setelah Papa berhubungan dengan istri tukang kebun, ia tertular sifilis juga khan?"
"Ya, pasti"
Dan ketika si istri tukang kebun berhubungan dengan tukang kebun, pasti si tukang kebun akan kena juga,khan?"
"Tentu saja"
Si bocah berhenti sebentar, lalu menyambung, "DIALAH, TUKANG KEBUN JAHANAM YANG MEMBUNUH KURA - KURA KU !"
Wednesday, July 22, 2009
Aku menjabat Kepala Cabang perusahaan asing ternama disalah satu kota di Sumatra. Dalam pekerjaan ku, salah satu team ku sebagai asisten ku,bernama Ika sudah bersama ku selama 3 tahun lebih.Cerita Dewasa Terlengkap
Ika sangat menarik, dandanannya cukup simple, namun suka pakai rok mini. Dalam pekerjaan sehari-hari aku dan Ika selalu membicarakan tugas, tidak pernah melenceng ke hal-hal sex, meskipun aku sering mencuri-curi ke arah pahanya yang mulus, yang tidak ter”cover” oleh rok-nya yang mini. Sering aku menghampiri meja kerjanya untuk membicarakan tugas, dan Ika dengan santainya membicarakan serius tanpa gaya merayu atau apapun. Paha yang terlihat pun tidak ada usaha untuk menutupinya ataupun. Pokoknya hubungan ku “straight” sebatas pekerjaan.
Adalah hal rutin untuk saya berkunjung ke kantor pusat Jakarta untuk urusan rapat dll. Namun kejadian minggu lalu adalah hal yang benar2 berbeda.
Undangan rapat pun tiba dan kantor pusat memanggil kami untuk rapat membicarakan krisis, karena cukup penting maka kantor pusat memanggil beberapa staff cabangku termasuk Ika.
Sengaja aku sampaikan ke Ika bahwa dia aku utuskan untuk hadir di Jakarta, namun dibalik itu aku memang rencanakan untuk hadir, aku booking tiket pesawat secara terpisah.
Pada hari H, aku langsung check in di counter Garuda, saat boarding sengaja aku masuk pesawat paling akhir, sambil jalan di gang aku lihat penumpang dan terlihatlat Ika yang sudah duduk dikursi jendela. Belum selesai dia terkaget akan kehadiranku, aku sudah langsung bilang bahwa aku putuskan untuk ikut rapat. Dalam perjalanan hampir dua jam lebih aku hanya bisa melihat Ika dari belakang, karena aku dapat kursi paling belakang sedangkan Ika ada ditengah.
Saat mendarat di Jakarta, langsung aku menghampirinya dan aku jelaskan lagi bahwa aku putuskan untuk ikut karena pentingnya rapat ini, dan Ika pun hanya mengangguk sembari menjawab “Ya Pak” dengan nada pelan, sambil dalam hati kebingungan (mungkin).
Dari Airport Jakarta langsung kami menuju ke Hotel Mulia tempat kami meeting dan menuju ke salah satu Ballroom untuk mengikuti meeting. Karena waktu yang mepet sekali, kami langsung menuju ke Ballroom tsb tanpa check in kamar terlebih dahulu. Rapat pun berjalan serius dan berakhir sore hari.
Saya langsung suruh Ika untuk check in ke reception, sempat Ika menanyakan apakah saya mau check in kamar juga. Saya jawab nanti saya susul setelah saya menemui atasan saya di Ball room itu.
Selesai berbicara dengan atasan saya, saya menuju ke reception, dari jauh aku melihat Ika dari belakang dengan rok mininya serta terlihat pahanya yang mulus yang sudah aku hafal benar…
Ku dekati Ika dan langsung Ika nanya, Bapak mau check in juga? Aku hanya bilang kamu check in saja dulu, aku nanti nyusul.
Selesai check in Ika menuju lift untuk kekamar, aku ikuti sambil membicarakan topic rapat tadi, Ika pun masuk lift dan memasukkan kartu kamarnya dan menekan tombol lantai 17. Didalam lift aku jelaskan bahwa kamar hanya pesan satu, dan aku tanya Ika apakah dia keberatan kalau aku gabung dikamar dia, plus aku tambahkan sekalian menghemat anggaran kantor cabangku, toh cuman untuk tidur saja.
Ika terlihat bingung namun juga tidak bilang keberatan atau tidak keberatan, sambil jalan ke kamar yang dituju. Sesampainya dikamar aku langsung aja menaruh koper kecilku, dan Ika sempat menanyakan apakah aku serius mau sekamar dengannya.
Aku tegaskan lagi bahwa kalau hanya untuk tidur semalam gak ada masalah. Akhirnya sambil terheran-heran, Ika meng-iya-kan, tanpa menyebut syarat-syarat.
Kami pun mulai melepaskan baju kantor kami, aku lepas dikamar dan Ika masuk ke kamar mandi untuk ganti baju sekaligus membersihkan diri.
Aku hanya bilang sehrian capek kita gak usah keluar makan, kita order room service saja, Ika pun langsung setuju.
Sambil menunggu makanan room service aku pun mandi, namun dalam otak ku hanya terbayang tubuh Ika yang mulus.
Setelah kami makan, Ika pun kembali ke kamar mandi (aku pun tidak tahu apa yang dia perbuat), aku santai sambil nonton Star Sport dikamar, duduk di soaf yang nyaman. Interior hotel yang indah membuat suasana sangat romantis, ditambha sinar lampu yang pas.
Ika pun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan daster warna kuning muda, sambil berbaring di ranjang dan ikut menonton Star Sport, Ika menanyakan mengenai posisi tidur, karena ranjang yang kami dapat adalah King Size Bed, aku hanya bilang aku biasa di sebelah kanan, maka Ika pun langsung ke sebelah kiri.
Ika tidak menyukai tayangan sport di TV, dan dia bilang mau tidur. Sepuluh menit kemudian aku pun ke tempat tidur, lampu aku redupkan, dengan hati yang berdebar.
Lima menit, sepuluh menit waktu berlalu aku [pun tidak bisa langsung tidur lelap. Ku lihat Ika pun beberapa kali pendah posisi, yang pasti Ika belum bisa tidur juga.
Setengah jam pun berlalu, kondisi masih sama, kami berdua masih gelisah dalam hati, sampai pada akhirnya aku usap daster Ika warna kuning muda yang sedang bertolak muka dengan aku. Dengan pelan namun pasti, Ika membalikkan badan dan kontan tangannya membalas usapanku.
Aku langsung mendekat dan memeluk tanpa tolakan sedikitpun dari Ika, malah Ika pun memulai gerakan erotisnya. Aku Raba pahanya yang sering aku tatap dikantor kini ada di genggamanku. Tangan jahil ku pun mulai meraba hingga ke arah Miss. V nya.
Tak sabar aku langsung perlahan melepas dastenya yang lembut, dan sekali lagi Ika pun tidak menolaknya, bahkan wajahnya dibuat manja, sehingga aku tak tahan untuk menciuminya. Lepaslah sudah datser kuning muda itu, dan dari wajah aku turun menciumi leher, pundak, dan akhirnya menuju ke ketiaknya yang bersih tanpa bulu, Ika pun mulai mengerang-ngerang nikmat.
Puas mencium kedua ketiaknya, aku menuju toked-nya yang kencang pertanda birahi. Beberapa saat kemudian aku menelusuri perut hingga tiba di Miss V nya yang masih tertutup celana dalam. Kunikmati celana dalamnya nya yang halus di remang-remang kamar Hotel Mulia yang romantis. Ika mengenakan celana dalam biasa (bukan lingerie) warna krem dengan gambar kecil panda lucu. Ku sadari bahwa Ika tidak menyangka kalau malam itu dia ada acara “honeymoon” dengan aku.
Perlahan sambil menikmati celana dalamnya yang biasa, aku melepaskan nya melihat Miss V nya yang ditumbuhi rambut yang natural. Foreplay pun dimulai dengan berbagai posisi dan bertaburan kecupan dari masing-masing insan. Aku sadar bahwa Ika pun sudah siap setelah meraba Miss V nya yang sudah licin sekali.
Aku pun melepas busana secepat kilat dan langsung menancapkan secara perlahan tapi pasti Mr. P ku ke Miss V nya. Wow, beberapa kali goyangan di Miss V yang licin sempat membuat Mr. P ku muntah, tapi aku pakai teknik untuk mengurangi sensitivitas. Beberapa posisi aku coba sampai pada saatnya Ika yang sedang berada diatasku tiba2 mengerang sambil kurasakan Miss V nya makin menghimpit Mr. P ku, saat itulah Ika mengalami orgasme yang hebat. Tak kuasa aku melihat sambil merasakan Miss. V nya yang lagi action, aku pun mencapai puncaknya, namun aku langsung sadarbahwa aku belum pernah membicarakan soal kontrasepsi yang dia pakai (gak tahu pakai atau tidak), dengan berat hati aku langsung angkat sedikit tubuh Ika agak Mr. P ku keluar segera dai Miss V nya, dan muntah sperma ku di tubuhku sendiri, sedikit mengenai perut Ika.
Tanpa ijin Ika aku langsung tarik daster kuning mudanya untuk mengelap sperma yang berceceran, Ika pun tidak sempat komplain karena dia lemas dan penuh kepuasan….
Dalam hitungan menit, kami pun berdua tertidur lelap tanpa busana, hanya berselimutkan selimut putih tebal yang lembut…
Ketika matahari pagi mulai bersinar, korden Hotel Mulia yang tidak rapat tertutup menembuskan sinar matahari pagi yang mebangunkan kami. Tak tersadarkan aku bangun sambil memeluk perut Ika yang ramping dan mulus. Aku pun mulai mengusap kelembutan kulitnya, kuciumi bibirnya dan Ika pun terbangun. Beberapa pelukan pun terjadi yang membuat Mr. P ku memanjang lagi, tanpa basa basi yang panjang aku pun terlibat dalam permainan yang tidak kalah serunya, kali ini to the point karena semuanya sudah terbuka. Beberapa kalai kami berganti posisi bagai pegulat profesional, hingga akhirnya posisiku diatas dan terus menggenjot Miss V nya yang licin. Lebih lama dari pergulatan semalam, aku mampu menahan klimaks, Ika pun terlihat sudah mencapai orgasme, dan aku pustuskan untuk memuntahkan sperma ku, sekali lagi diluar Miss V nya, rambut kemaluannya pun terlihat berceceran sperma ku. Sempat kuatir kalau kalau ada sperma yang masuk ke Miss V nya, ceritanya bisa panjang nantinya….
Setelah berpelukan yang bermesraan ala romantic, kami pun segera mandi bersama, mengingat waktu yang harus kami kejar untuk rapat hari kedua, kami
